Namanya Mas Antono
Aku masih ingat ketika sebelum operasi jantung (7 Nov 2017), Mas Antono seruangan dengan suamiku di ruang Pre Operation. Waktu itu aku dan suamiku terganggu dengan suara ringer handphone yang terus menerus. “Mas, maaf boleh di-silent HP-nya?” tanyaku ke Mas Antono “Apa?” tanya Mas Antono “Oh bukan HP mas ya yang berisik, maaf ya?” Setelah itu kami ikut orientasi ICU dan orientasi operasi bersama-sama, meskipun kami tidak sempat saling bicara. -- Hari H operasi, aku sempatkan bersalaman kepada semua pasien yang seruangan dengan suamiku beserta keluarganya. “Semoga operasinya lancar, dan segera pulih kembali.” Begitu kataku ke semuanya Sebelum pindah ke Ruang Operasi, pasien didatangi oleh seseorang yang akan berdoa bersama-sama (sesuai kepercyaan masing-masing, tentunya). Kebetulan saat itu semuanya muslim, jadi yang didatangkan adalah kyai. Kyai menemui setiap pasien dan keluarganya. Setelah berdoa, pasien diikuti keluarga akan didorong ke ruang ...